3 Jenis Skill yang Wajib Dimiliki Pengusaha UMKM Agar Sukses

Skill dan literasi adalah kemampuan dan keterampilan seseorang dalam mengelola dan memahami informasi saat melakukan proses membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat. Skill apa yang diperlukan bagi pengusaha UMKM?

 

Namun, saat ini definisi berevolusi sesuai dengan perkembangan zaman, yang membuat literasi diartikan dengan arti yang lebih luas, literasi tidak bisa dimaknai sebatas kemampuan untuk membaca dan menulis saja. 

 

Di dalam artikel ini kami akan membahas tentang skill pengusaha UMKM yang berhubungan dengan literasi yang harus dikuasai dalam menjalankan bisnisnya.

 

1. Melek Digital

 

Jenis literasi pertama yang harus dikuasai saat ini adalah literasi digital. Di era yang serba modern dan saling terhubung ini, mustahil untuk berkembang tanpa mengandalkan ragam platform digital.

 

Dalam buku yang berjudul Digital Literacy karya Paul Gilster, bahwa literasi digital berarti kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer.

 

Sedangkan Bawden, dalam karyanya yang bertajuk Information and Digital Literacies: A Review of Concepts, mengaitkan literasi digital dengan keterampilan teknis mengakses, merangkai, memahami, dan menyebarluaskan informasi.

 

Literasi digital tidak bisa diremehkan, bisa dijadikan contoh ada berapa banyak penjual makanan yang omzetnya naik berkali lipat semenjak mereka bergabung ke GO-FOOD atau pun GrabFood. Padahal mereka tidak merubah produknya, tidak menambah menu, tidak pula menciptakan menu inovatif.

 

Hal yang mereka lakukan hanyalah memanfaatkan dua platform digital yang paling banyak digunakan oleh konsumen untuk menjual produk terbaik mereka. Inilah bukti nyata yang bisa didapatkan begitu Anda harus menguasai literasi digital.

 

Baca juga: Intip Rahasia Sukses 3 Pengusaha Minuman Kopi Kekinian Indonesia

 

2. Kenali Data

 

Selain literasi digital, yang kedua yg perlu dikuasai adalah literasi data. Data menjadi hal penting dalam menjalankan bisnis karena data merupakan pijakan dasar dalam mengambil keputusan.

 

Secara definisi, literasi data adalah kemampuan untuk membaca, menganalisis, dan membuat keputusan berdasarkan data dan informasi yang diperoleh. Informasi ini pun bisa dikumpulkan dari berbagai sumber. Baik secara manual seperti melakukan survei, wawancara, dan focused group discussion, maupun secara digital dengan menerapkan teknologi kecerdasan buatan.

 

Kemampuan untuk mengolah data adalah hal yang wajib dikuasai oleh pengusaha UMKM. Perlu diketahui, data yang Anda peroleh di lapangan dapat diolah menjadi informasi atau insights yang bisa menjadi input krusial untuk pengambilan keputusan bisnis.

 

Cerdas dalam pengolahan data akan berujung pada peningkatan performa penjualan. Tentu ini adalah yang Anda inginkan bukan? Namun, perlu diingat, salah dalam pengambilan dan pengolahan data justru bisa membuat bisnis Anda akan sulit berkembang.

 

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mencari mereka yang ahli dalam mengolah data, atau pun mengandalkan tools atau teknologi tertentu.

 

Misalnya, data jumlah pembeli dalam satu hari, sebulan, dan setahun. Ada juga data tentang item apa yang paling laku dan yang paling tidak laku, serta data tentang stok barang modal yang masih Anda miliki. Seluruh data ini bisa Anda akses dengan mudah, sehingga pengambilan keputusan pun bisa lebih cepat dan tepat.

 

3. Memanusiakan Manusia

 

Literasi terakhir yang harus Anda kuasai jika Anda ingin menjadi pengusaha adalah literasi humaniora.

 

Sumber daya manusia menjadi fokus utama disini karena teknologi bukanlah sebuah kepastian yang harus diandalkan terus menerus. Bila dependensi manusia terhadap teknologi terlalu tinggi, maka habislah kemampuan manusia untuk berkembang.

 

Idealnya, teknologi canggih tidak boleh seratus persen menggantikan peran manusia. Ada beberapa hal yang sulit untuk dikuantifikasi, sehingga butuh nurani manusia dalam pengambilan keputusan.

 

Dalam bisnis, contohnya adalah dalam layanan pelanggan. Interaksi antar manusia dan manusia yang baik adalah pondasi yang kuat untuk membangun kepercayaan. Bila UMKM Anda ingin “naik kelas”, maka gunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan manusia, bukan sebaliknya.

 

Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Hermawan Kartajaya selaku Founder ICSB Indonesia. Dilansir dari Marketeers, Hermawan berpendapat bahwa teknologi harus dipakai untuk menunjang umat manusia. Jadi, apapun teknologi yang Anda gunakan, seharusnya bisa memanusiakan customer. Dengan demikian, penggunaan teknologi tidak akan mengkerdilkan kemampuan manusia.

 

Konsekuensi dari pendapat ahli tersebut adalah Anda harus mempersiapkan diri, beserta pegawai-pegawai Anda, untuk bisa mengoperasikan dan memanfaatkan teknologi dengan baik.

 

Misalnya, Anda menggunakan mesin Moka sebagai aplikasi kasir, maka Anda harus melatih diri Anda dan pegawai untuk bisa menggunakan piranti ini dengan sebaik mungkin. Jelajahi segala fitur yang ada, supaya tercipta efisiensi dan efektivitas dalam bisnis.

 

Ketiga literasi di atas tidak bisa dipahami dan dikuasai secara terpisah. Ketiganya merupakan satu hal padu yang bisa memberikan dampak nyata juga merupakan bekal skill paling utama yang diperlukan bagi setiap pengusaha UMKM.

 

Apabila Anda hanya fokus ke satu literasi dan mengabaikan lainnya, maka UMKM Anda sulit untuk berkembang pesat. Jangan ragu untuk mempelajari hal-hal baru, sebab laju dunia ini begitu cepat. Selalu ada peluang emas bagi mereka yang merespon dengan cepat dan tepat.

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *