9 Cara Memasarkan Produk Makanan Agar Untung Melejit

Menekuni usaha kuliner melintasi zaman membutuhkan strategi tersendiri sesuai selera konsumen. Terlebih pada masa saat ini dimana media sosial menjadi andalan pengusaha kuliner menggaet konsumen. Cara memasarkan produk makanan pun menghadirkan tantangan bagi setiap pengusaha kuliner untuk meracik rumus tersendiri.

 

Selain rasa, berbisnis makanan membutuhkan pengemasan yang lebih cantik agar dapat menarik konsumen. Mengetahui target pasar menjadi resep pertama sebelum memulai bisnis ini. Setelah meyakini target pasar tersebut, barulah Anda meramu makanan agar sesuai dengan kebutuhan atau kemauan target itu. 

 

Berikut kami sajikan cara memasarkan produk makanan yang efektif dan kreatif agar pendapatan Anda meningkat secara konsisten.

 

1. Memoles Tampilan Produk Makanan

 

cara memasarkan produk makanan

 

Tidak bisa dipungkiri bahwa tampilan produk makanan menjadi jembatan awal menjaring minat calon pembeli. Tingginya pengguna media sosial membuat platform ini sarana empuk memperkenalkan produk kuliner Anda. Tak pelak Anda harus membuat kemasan atau tampilan yang memikat. 

 

Jangan sampai produk Anda tidak dilirik hanya karena kemasan yang standar atau terlalu biasa. Agar tepat sasaran, kemasan produk sesuai target konsumen. Misalnya, pilih warna cerah dengan desain kekinian untuk menyesuaikan keinginan anak muda yang menjadi target produk kuliner Anda.  

 

2. Memotret Produk agar Terlihat Menggiurkan 

 

cara memasarkan produk makanan
sumber foto: https://kitadigi.com/tips-mengambil-foto-produk-menarik/

 

Membuat kemasan produk yang menarik tidak cukup. Anda harus bisa memotretnya agar terlihat menggoda bagi lidah siapa pun. Visual yang menggiurkan akan memantik rasa penasaran, bahkan bagi mereka yang bukan pecinta kuliner wahid. 

 

Tak lupa, sertakan kalimat ajakan yang ciamik untuk mendorong orang membeli produk kuliner Anda. Tagline tepat akan menjadi poin plus agar penyajian visual sempurna. 

 

3. Memasarkan lewat website perusahaan

 

Bawa produk kuliner Anda menyapa calon konsumen di dunia maya. Buatlah website perusahaan yang memuat produk lengkap kuliner beserta harga dan cara pemesanannya. 

 

Website perusahaan memiliki poin khas. Anda bisa memuat informasi lengkap tentunya dengan foto produk menarik. Inilah yang membuat website etalase lengkap dibandingkan media sosial. Media sosial lebih tepat menjadi platform promosi sedangkan website lebih cocok sebagai tempat melayani pembeli secara online. Buat dan pergunakan kedua platform tersebut sesuai peruntukannya.

 

4. Memanfaatkan Media Sosial

 

cara memasarkan produk makanan
sumber: kaskus.com

 

Besar atau pun skala usaha Anda, media sosial menjadi tempat promosi yang tak terbantahkan fungsinya. Mempromosikan produk kuliner via media sosial terutama sangat membantu bagi Anda pemilik usaha kuliner kecil atau sebagai pemula. 

 

Adanya media sosial membuat Anda tidak perlu membayar sewa tempat yang biasanya mahal, tergantung letaknya. Anda bisa memasarkan makanan segar atau tidak cepat basi melalui media sosial. Yang perlu dicatat adalah memasarkan makanan segar secara online akan lebih terbatas distribusinya karena bisa cepat basi. 

 

5. Menggandeng Perusahaan Layanan Antar Pesan 

 

Gaya hidup yang praktis membuat pengusaha kuliner harus “menjemput bola”. Anda dapat bekerjasama dengan penyedia layanan antar pesan sehingga calon konsumen dapat dengan mudah mengenal dan memesan produk kuliner Anda. Penyedia layanan antar pesan yang paling terkenal saat ini adalah GOJEK dan Grab. Anda dapat menggandeng keduanya dengan menggunakan sistem bagi hasil. 

 

6. Memakai Jasa Selebgram atau Influencer 

 

Agar lebih efektif, pakailah jasa selebgram atau influencer dengan banyak pengikut. Akan lebih tepat apabila selebgram atau influencer tersebut telah terbiasa mengulas produk kuliner. Sasaran promosi Anda akan lebih tepat dengan strategi tersebut. Mereka dapat memberikan testimoni yang nanti dapat mereka sebar di akun pribadi mereka.

 

7. Membubuhkan Kalimat Promosi yang Unik

 

sumber foto: https://blog.arfadia.com/

Dorong calon pelanggan membeli produk makanan melalui kalimat promotif yang singkat dan unik. Sebagai contoh, “Beli 1 Gratis 1” atau “Diskon 50% bagi Pelajar” yang tentu saja menyesuaikan dengan produk Anda.

 

Baca juga: Dongkrak Penjualan Dengan Empat Kata Ajaib Ini!

 

8. Melebarkan Jaringan Penjualan Melalui Reseller

 

Mengerahkan reseller menjadi cara tepat apabila produk kuliner Anda telah cukup terkenal. Dengan sistem bagi hasil yang sesuai kesepakatan, mereka dapat efektif memperluas penjualan ke berbagai kalangan. Sebagai contoh, jika Anda merekrut 10 reseller, terbuka peluang penjualan akan meningkat hingga 10 kali lipat.

 

9. Mengiming-imingi Hadiah

 

Kemas pemasaran dengan iming-iming hadiah melalui tangan selebgram atau influencer. Selain bisa menjangkau calon konsumen secara lebih luas, hadiah tersebut dapat mendorong mereka mencicipi makanan Anda. Tentunya, ada syarat, seperti mereka harus mempromosikan ke sejumlah orang berikut testimoninya. 

 

Demikianlah 9 cara memasarkan produk makanan agar bisa tetap bersaing, bahkan mengungguli pemain yang sudah ada. Selamat mencoba! 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *