Siapa Sangka Bos Jangkrik Ini Hasilkan Ratusan Juta Rupiah Tiap Bulan!

Bambang Setiawan adalah seorang pria lulusan ITB yang sukses bukan dari jalur berkarir. Kegigihannya dalam mengembangkan bisnis sebagai ‘bos jangkrik’ mampu mengubahnya menjadi pengusaha sukses di daerahnya. Bagaimana kisah inspiratif pengusaha budidaya jangkrik yang berasal dari Jawa Barat ini? Simak cerita lengkapnya disini. 

 

Pria berusia 31 tahun ini memiliki cerita yang terbilang sangat unik. Berbeda dengan kebanyakan orang yang berbisnis kuliner hingga fashion, Bambang lebih memilih membudidayakan jangkrik. Hingga kini, usaha yang digelutinya cukup berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi di tempatnya.

 

Tak hanya mengembangkan bisnisnya secara pribadi, Bambang juga mengajak warga sekitar untuk ikut melakukan budidaya jangkrik. Upaya Bambang ternyata berhasil untuk mengurangi tingkat pengangguran di desanya. Bahkan hingga saat ini sudah ada lebih dari 100 pengusaha budidaya jangkrik binaannya. 

 

Proses Jatuh Bangun

 

budidaya jangkrik
sumber foto: radar cirebon

 

Baca juga: Cara Budidaya Ikan Gurame Rumahan Anti Gagal

 

Tahun 2010 adalah tahun dimana budidaya jangkrik ini pertama kali didirikan. Saat itu ia memulai bisnis dengan 2,5 kg jangkrik yang dibagi kedalam 50 buah kandang kecil. Saat itu, popularitas jangkrik memang masih sangat minim, sehingga ia harus berpikir keras mencari cara agar bisnisnya bisa masuk ke pasaran.

 

Berbagai kendala pun sempat ia alami seperti kondisi dimana semua jangkrik tidak dapat dijualnya. Saat itu ia terpaksa menjual jangkrik seadanya demi belik modal. Akhirnya ia mencoba cara lain dengan bekerja sama bersama para pembudidaya lain yang lebih berpengalaman. 

 

Bambang menawarkan kerjasama untuk pemasaran jangkrik yang lebih luas. Tak hanya dipasarkan di wilayah setempat, Ia juga mulai memasarkan hingga ke wilayah lain di Indonesia. 

 

Memanfaatkan Relasi

 

budidaya jangkrik

 

Setiap pengusaha pasti memiliki rahasia sukses yang berbeda-beda. Namun tidak di antara mereka yang memiliki kekuatan dalam aspek relasi. Padahal  ekspansi bisnis bisa maksimal jika Anda memiliki jaringan relasi yang luas. Beruntungnya, Bambang memiliki jalinan relasi yang cukup luas di kawasan Jawa Barat khususnya di Bandung tempat ia berkuliah. 

 

Sebelumnya ia juga pernah menjajal bisnis catering di Bandung. Sehingga memudahkannya menemukan banyak relasi baru untuk mengembangkan bisnis budidaya jangkrik miliknya. Meskipun awalnya hanya mampu menjual 1 hingga 2 kuintal jangkrik per bulan, namun berkat kegigihan dan konsistensinya kini ia mampu memajukan bisnisnya. Tekad keras Bambang untuk memajukan nasib pembudidaya jangkrik di daerahnya membuahkan hasil. 

 

Kesuksesan yang Melejit

 

budidaya jangkrik
sumber foto: http://www.bambangsetiawan.id/

 

Dalam kurun waktu 2 tahun, jumlah permintaan semakin banyak. Tidak hanya dari Bandung tetapi juga dari beberapa daerah lainnya seperti Cirebon hingga Kuningan. Saat ini jumlah pembudidaya yang tergabung dalam jaringan usahanya sudah mencapai ratusan pembudidaya dan terus bertambah. 

 

Satu kilogram jangkrik dijual dengan harga Rp. 40 Ribu dengan omset per hari hingga puluhan juta rupiah. Hingga kini kota yang menjadi konsumen utamanya adalah Kota Jakarta dengan total mencapai 5 ton permintaan jangkrik per bulan. Sungguh angka yang luar biasa bukan?

 

Potensi Bisnis Budidaya Jangkrik

 

budidaya jangkrik

 

Masih banyak yang belum menyadari jika potensi bisnis jangkrik sangat menggiurkan. Meskipun tampak sepele namun siapa sangka, jika satu kilogram jangkrik bisa dihargai 40 hingga 50 ribu rupiah. Bahkan telur jangkrik dibanderol dengan harga yang lebih mahal, yakni 300 Ribu rupiah per kilogram.

 

Tak hanya menjual jangkrik sebagai pakan ternak, Bambang juga pernah mencoba membuat inovasi dengan membuat keripik jangkrik. Kadar protein yang tinggi membuat jangkrik bisa menjadi alternatif pengganti protein selain telur. 

 

Inovasi produk keripik jangkrik ini ia jual secara online hingga merambah pasar luar negeri. Ia juga terus berupaya membuat inovasi lainnya demi membuka peluang bisnis baru bagi warga di kampungnya khususnya desa Bakung, Cirebon, Jawa Barat.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *