Hindari Kesalahan Bisnis Dropship ini Agar Dapat Cuan Banyak

Menjalankan bisnis sekarang tidak harus selalu memiliki modal besar atau menyediakan stok barang. Dengan adanya kemajuan teknologi, Anda bisa menjadi seorang dropshipper untuk memulai bisnis. Namun seperti halnya menjalankan model bisnis yang lain, tentu akan ada kesalahan saat menjalankan dropshipping. Oleh karena itu, hindari berbagai kesalahan bisnis dropship berikut agar memperoleh banyak uang.

 

1. Hanya memiliki satu supplier

 

Hindari Kesalahan Bisnis Dropship ini Agar Dapat Cuan BanyakSumber Foto: digitalentrepreneur.id

 

Seorang dropshipper harus memiliki pemasok atau supplier. Agar bisnis berjalan lancar, kuncinya adalah sering berkomunikasi dengan para supplier. Namun, bisa saja para pemasok ini mengalami kehabisan stok sehingga tidak bisa memenuhi permintaan. Untuk berjaga-jaga, penting bagi Anda memiliki lebih dari satu pemasok.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih supplier, seperti apakah produknya dibuat dalam atau luar negeri, harga produk, hingga kelebihan and kelemahan produk. Cara terbaik untuk memilih supplier adalah dengan memeriksa ulasan terkait layanan supplier tersebut. 

 

2. Tidak mengizinkan pelanggan melacak produk

 

Hindari Kesalahan Bisnis Dropship ini Agar Dapat Cuan BanyakSumber Foto: xendit.co

 

Menurut E-commerce Digest, sebagian besar customer akan lebih tenang saat mengetahui sampai mana pengiriman barang yang dibeli. Pelacakan akan menjadikan bisnis Anda lebih transparan, sehingga akan meningkatkan kepercayaan pelanggan. 

 

3. Biaya pengiriman cukup mahal

 

Sumber Foto: searchenginejournal.com

 

Marketing Land berpendapat bahwa 90% pembeli lebih suka saat biaya pengiriman gratis. Hal ini juga menjadi salah satu alasan orang-orang memilih berbelanja online. Supaya pembeli tidak kaget dengan tagihannya, Anda harus menjelaskan mengenai biaya pengiriman di awal 

 

4. Tidak membuat kebijakan pengembalian yang jelas

 

ketagihanbayar.wordpress.com

 

Data dari CNBC menemukan bahwa tingkat pengembalian dari toko online cukup tinggi, yaitu mencapai 30%. Pengembalian itu bisa disebabkan berbagai hal, misalnya barang tidak sesuai atau ada kecacatan. Oleh karena itu, Anda perlu membuat sistem pengembalian barang yang jelas.

Selain untuk kenyamanan pelanggan, kebijakan pengembalian yang jelas juga untuk menghindari pelanggaran hukum. Jadi pelanggan akan merasa lebih aman saat berbelanja di toko Anda.

Sistem jual-beli online terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dalam dropship, Anda perlu menghindari kesalahan bisnis dropship di atas. Selamat berbisnis.

 

Baca juga : Contoh Kata-kata Promosi Paling Menjual yang Disukai Pelanggan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *