Intip Keunikan dan Kreatifnya Anyaman Bambu Aneka Motif

Penggunaan anyaman bambu sebagai bahan dasar pembuatan dinding memang sudah jarang sekali di kehidupan sekarang ini. Namun kerajinan anyaman bambu masih tetap ada, karena mulai dimanfaatkan sebagai bahan interior tempat makan atau kafe. Bentuknya yang unik memiliki nilai estetika yang cukup tinggi, sehingga menarik untuk digunakan sebagai interior ruangan.

 

Bisnis Kerajinan Anyaman Bambu

 

Bisnis kerajinan anyaman bambu nyatanya masih menjadi peluang bagi Bapak Sutimin. Pria berusia 55 tahun ini telah menekuni kerajinan anyaman bambu sejak usia remaja. 

 

Beliau mengaku sudah menjalankan bisnis ini sejak tahun 1970. Saat itu ia hanya memanfaatkan bambu yang tumbuh banyak  di halaman rumahnya di desa Sedayu, Bantul. 

 

Awalnya ia cukup bingung bagaimana mengembangkan bisnisnya, namun berbekal kemauan dan kreatifitasnya, ia mampu menciptakan anyaman bambu aneka motif dengan ciri khas tersendiri. Hingga saat ini Sutimin dikenal sebagai produsen anyaman bambu aneka motif. 

 

Setiap hari ia rutin membuat aneka anyaman bambu dibantu keempat anaknya. Untuk memproduksi satu buah dinding anyaman bambu berukuran 2×3 meter, ia dibantu oleh tiga orang dan memerlukan waktu hingga beberapa hari. 

 

Untuk menghasilkan anyaman bambu dengan kualitas tinggi diperlukan bambu khusus yang juga berkualitas. Biasanya bahan baku ia dapatkan khusus dari kota Jepara. Saat ini ia tidak hanya memproduksi anyaman bambu, tapi juga membuat aneka kursi, meja, tempat tidur dan produk lainnya yang terbuat dari bambu. 

 

Produk-produk tersebut ia jual mulai dari harga puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ia mengaku dalam sehari mampu meraih keuntungan hingga 50%. Pengrajin anyaman bambu memang bukan Bapak Sutimin saja, namun ia tidak pernah takut dalam persaingan bisnis. Ia mengaku produknya sudah mempunyai keunggulan yang tidak mudah untuk ditiru.  Ia justru bersyukur jika ada yang meniru produk anyaman bambu miliknya artinya apa yang ia hasilkan dapat menginspirasi banyak orang.

 

Menurutnya, untuk menjadi sukses dibutuhkan ketekunan, ketelatenan, dan kerja keras. Apapun hasilnya harus disyukuri karena apa yang kita hasilkan belum tentu dapat dilakukan oleh orang lain. 

 

Referensi artikel: www.bisnisumkm.com

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *