Keripik Singkong Khas Cimahi Cetak Omset Milyaran

Usaha camilan saat ini memang sedang banyak digandrungi, salah satunya adalah usaha keripik singkong. Keripik singkong menjadi makanan favorit bagi hampir seluruh lapisan masyarakat. Rasanya yang gurih cocok menjadi makanan pendamping menemani rutinitas sehari-hari.

 

Cemilan ini berasal dari umbi-umbian singkong yang diiris tipis lalu diberi bumbu sebagai penyedap. Kini keripik singkong bisa diolah dengan rasa yang bervariasi seperti asin, balado, keju, jeruk nipis, dan masih banyak lagi.

 

Dulu usaha keripik singkong termasuk jajanan tradisional yang dipandang sebelah mata dan hanya bisa dibeli di warung dan pasar tradisional. Namun siapa sangka keripik singkong saat ini bisa menjadi camilan yang sangat menguntungkan jika dijual dengan kemasan yang menarik. Sehingga lebih diminati siapa saja, termasuk kalangan kelas atas.

 

Karena kini sangat mudah didapatkan, tak salah jika usaha keripik singkong mampu memperoleh omset yang sangat luar biasa hingga mencapai 44 Miliar Rupiah pertahun, tempat penghasil omset yang fantastis ini adalah Kota Cimahi. 

 

Sentra Industri Keripik Singkong

 

Kota Cimahi memiliki industri keripik singkong terbesar di Jawa Barat, sentra industri keripik singkong ini bahkan telah diresmikan oleh Atty Suharti Sebagai Wali Kota. Sentra keripik ini terdiri dari 37 pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka menjadikan singkong sebagai sumber penghidupan yang berbasis kearifan lokal untuk membangkitkan ekonomi rakyat. Pelaku UMKM di sentra keripik telah membuka lapangan kerja bagi ratusan warga sekitar kota Cimahi. Hingga sekarang UMKM ini mampu menyerap lebih dari 500 tenaga kerja.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi Tetty menyampaikan bahwa, kegiatan ini adalah bagian amanah dari rencana pembangunan jangka menengah daerah dimana UMKM menyerap tenaga kerja hingga 48 persen. Diharapkan, adanya sentra industri ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Saat ini, Kota Cimahi hanya tumbuh 4,8 persen menurut Tetty semua pihak harus bekerja sama mengembangkan sentra keripik. Yugo selaku ketua paguyuban pengusaha keripik, mengatakan, berkembangnya sentra keripik singkong di kota ini memerlukan waktu yang cukup panjang.

 

Awalnya, keripik hanya dibuat di industri rumahan namun sekarang produksinya bahkan sudah dipasarkan ke luar kota agar lebih berkembang hingga menjadi ciri khas Kota Cimahi dan mendapatkan omset yang lebih tinggi lagi.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *