Lonjakan Transaksi Online Pasca Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 tidak hanya berimbas pada kesehatan, melainkan turut mempengaruhi perekonomian negara-negara seluruh dunia, tak terkecuali negara Indonesia. Dalam sektor ekonomi dan bisnis, pola pemasaran berubah sangat cepat akibat pandemi ini. Pemasar harus putar otak dan mengatur strategi baru untuk memasarkan produk atau jasa mereka kepada konsumen.

 

Di saat gentingnya pandemi virus corona tentu ada ancaman sekaligus peluang. Bagi pemasar, tentunya harus dapat menangkap peluang ini menjadi hal yang mutlak agar tetap bertahan di tengah pandemi ini.

 

Pemasaran digital melalui website yang dijadikan e-commerce, social media, penjualan melalui marketplace, dan membentuk tim reseller untuk menjual produk menjadi cara ampuh agar mampu bertahan. Perdagangan online menjadi solusi masyarakat karena bisa mengurangi pertemuan fisik untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

 

Biasanya hanya kebutuhan tren, fashion, dan makanan yang meningkat, namun sekarang tidak hanya itu, adanya kenaikan konsumsi kebutuhan furniture dan perkakas rumah tangga yang mendukung penerapan asas kerja dari rumah serta alat-alat penunjang kegiatan fisik dan olahraga juga dinilai mengalami lonjakan.

 

Jelas bahwa pertumbuhan e-commerce tahun ini meningkat pesat tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Melansir data Bukalapak, transaksi e-commerce selama bulan Maret naik 20 persen dengan 92 juta pengguna dibanding bulan Februari sebelum adanya pandemi virus corona. Jika dirinci, belanja kebutuhan pokok melonjak hingga 3,5 kali lipat.

 

Produk makanan dan minuman mengalami lonjakan dua kali lipat. Adapun belanja produk Kesehatan, seperti masker dan vitamin, meningkat masing-masing 90 persen dan 30 persen dibandingkan sebelum pandemi virus corona. Produk yang masuk kategori hobi dan game melaju positif 70 persen.

 

Fenomena ini berpotensi mengubah kebiasaan berbelanja masyarakat secara berkelanjutan karena berbagai kebutuhan dibeli dengan transaksi online. Ini merupakan kesempatan bagi pelaku usaha kecil dan menengah bersaing di e-commerce makin besar dan memacu beberapa pengusaha melakukan inovasi bisnis agar tetap eksis di tengah pandemi virus corona ini.

 

Semoga Anda menjadi bagian dari sejumlah pengusaha yang mampu bertahan dan mampu bertumbuh saat pandemi ini. Memang cukup berat, tapi tetaplah bekerja keras, gesit dalam menciptakan peluang dan membaca kebutuhan pasar. Klik disini bagi Anda yang ingin tahu inspirasi bisnis apa saja yang patut dicoba saat masa  pandemi ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *