Rahasia Membuat Bisnis UMKM Go Internasional ala Jenang 33 Kudus

Bisnis lokal ternyata tidak hanya bisa laku di pasar domestik saja, walaupun dengan modal kecil, bisnis lokal juga bisa menembus pasar mancanegara dan sukses go internasional. Hal ini merupakan salah satu peluang ekspor untuk produk UMKM Anda.  Lalu bagaimanakah cara membuat bisnis bisa go Internasional? 

 

Sebagai contoh, Muhammad Hilmy, generasi ketiga dari bisnis Jenang Sinar 33 Kudus. Jenang kudus merupakan makanan tradisional sejenis dodol yang berasal dari Kota Kudus, Jawa Tengah. Kini penikmatnya bukan hanya masyarakat lokal lagi, tetapi sudah tembus hingga mancanegara. 

 

Bagi anda yang asing dengan Jenang Sinar 33, bisnis ini sudah ada sejak tahun 1910, terus beroperasi hingga 3 generasi. Produk lokal ini bahkan sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Sungguh pencapaian luar biasa bagi Jenang Sinar 33 Kudus ini karena masih bisa mempertahankan eksistensinya hingga saat ini. 

 

Proses pembuatan jenang kudus cukup unik serta melalui proses yang cukup panjang. Semua bahan dasar jenang seperti tepung beras ketan, santan kelapa dan gula jawa dimasak menggunakan wajan besar. Namun setelah dikelola oleh Muhammad Hilmy, usaha Jenang Sinar 33 ini baru benar-benar dijalankan dengan cara profesional dan modern.

 

Membuat Bisnis Go Internasional Dengan Perombakan Sistem

 

Pada masa kepemimpinan Muhammad Hilmy, ia melakukan perombakan besar dan memilih bernaung dalam sebuah PT. Mubarokfood Cipta Delicia, ia pun memisahkan beberapa divisi perusahaan, diantaranya adalah divisi produksi dan divisi pemasaran.

 

Ia melakukan itu untuk menciptakan suasana bisnis yang lebih kondusif. Seiring berjalannya waktu ia merekrut karyawan yang lebih berpendidikan yang mengharuskan menaati aturan khusus. Hal ini dilakukan agar terwujudnya kerjasama antara karyawan lama yang jelas unggul dalam pengalaman dengan karyawan baru yang lebih profesional.

 

Baca juga: 9 Cara Memasarkan Produk Makanan Agar Untung Melejit

 

Perubahan yang ia lakukan ternyata membuahkan hasil, yang mana divisi pemasaran mampu menemukan konsep baru dalam usaha. Dari situlah muncul ide mengubah kemasan jenang yang lebih modern yang inovatif.

 

Proses perombakan ini tentunya mengalami banyak kendala, namun Muhammad Hilmy tetap bisa menjadi penengah ketika proses perombakan ini berlangsung. Karyawan lama terbiasa dengan pengerjaan tradisional bisa ia tenangkan dan diyakinkan untuk mau mencoba konsep produksi yang baru.

 

Karena kekompakan tersebut, wajar saja jika produk Sinar 33 menjadi produk yang punya diferensiasi yang kuat di pasaran. Hal ini membuat Hilmy menantang timnya untuk bekerja lebih giat dan lebih cerdas lagi. Mereka akhirnya mengikuti rangkaian pameran di berbagai negara.

 

Hasilnya tentu tidak mengecewakan, kini produk Sinar 33 sudah memiliki pasar di China dan Taiwan. Bahkan Anda bisa menemukan produk Jenang Sinar 33 di Chinatown Amerika, hebat bukan?

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *