Peluang Bisnis Makanan Halal di Tengah Pandemi

Menurut hasil survey Bank Indonesia terhadap 3.719 pelaku usaha yang tersebar di seluruh Indonesia, terdapat beberapa bisnis yang bertahan ditengah wabah virus corona ini, bahkan semakin mengalami peningkatan usahanya. Misalnya adalah bisnis makanan halal, produk kesehatan, jasa pengantaran, dan produk kebutuhan pokok. 

 

Selain itu, ternyata produk olahan atau produk makanan yang diproduksi  oleh perusahaan multinasional seperti Heinz, penjualannya meroket, hal ini karena konsumsi masyarakat terhadap produk makanan yang simple. Perusahaan multinasional ini banyak melakukan upaya memantau pasokan dan membantu petani atar tetap melakukan produksi. 

 

Seperti yang kita ketahui, bahwa tidak sedikit rumah makan yang tutup juga akibat wabah ini. Karena itu, kita harus dapat mengambil peluang dari kondisi ini, bukan saja menunggu hingga wabah ini berakhir.  

 

Anda dapat berkesempatan untuk mengambil peluang dalam kondisi ini. Namun masih ada yang perlu dipertimbangkan, yaitu kreativitas dalam melakukan bisnis di masa pandemi ini yang masih belum diketahui akan berakhir kapan. Pemerintah berharap mudah-mudahan akhir tahun sudah normal kembali. 

 

Bukankah hanya akan mengulur waktu jika hanya menunggu hingga akhir tahun? Jangan sampai didahului pihak lain yang menyesuaikan dan mengambil peluang dari kondisi ini. Apa saja yang perlu dilakukan dalam melakukan bisnis pada kondisi seperti ini? Banyak hal yang masih dapat dilakukan, yaitu dengan melakukan fokus terhadap wilayah dan model pemasaran apa yang akan dilakukan khususnya dalam bisnis produk makanan halal.

 

Layanan Delivery Order

 

bisnis makanan halal
sumber foto: klikdokter.com

 

Baca juga: Intip Peluang Bisnis Makanan Halal yang Lebih Menjanjikan

 

Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan membuka layanan delivery order, hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan ojek online. Hal ini akan memudahkan pembeli untuk mendapatkan produk. Dengan memanfaatkan ojol ini, kita akan lebih mudah dalam melakukan usaha, karena biaya dapat ditanggung oleh pembeli. Selain itu kita pun dapat berbagi rejeki dengan para pengemudi ojol.

 

Menu Siap Masak

 

bisnis makanan halal
sumber foto: kumparan

 

Baca juga: Resep Dimsum Ayam Istimewa: HALAL Gurih Kenyal Cuma Seribuan

 

Yang kedua adalah bisnis makanan halal dengan menyediakan menu yang mudah untuk dimasak. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan penjualan dari perusahaan mie instan pada kondisi pandemi saat ini. Selain mie instan, usaha untuk makanan beku pun mengalami peningkatan.

 

Jenis Promosi

 

sumber foto: koinworks

 

Baca juga:  Syarat dan Cara Memperoleh Sertifikasi Halal MUI

 

Ketiga adalah model promosi yang dilakukan dengan memanfaatkan media digital. Bisa melalui Whatsapp, bekerja sama dengan toko online atau dengan menggunakan model free delivery. Banyak toko online yang mengalami peningkatan transaksi, terutama untuk kebutuhan sehari-hari dan kesehatan.

 

Khusus untuk produk makanan, beberapa produk yang mengalami peningkatan penjualan adalah untuk makanan segar seperti sayuran, buah-buahan dan makanan beku, multivitamin dan suplemen, serta produk-produk sembako, seperti minyak goreng dan beras.

 

Kemasan Menarik 

 

sumber foto: http://yogie282937.blogspot.com/

 

Baca juga: Tutorial Membuat Kemasan Produk Murah Meriah

 

Keempat, jangan lupa diberi pengemasan yang menarik. Khususnya dalam promosi perlu ditekankan makanan halalan thoyiban, yang dikaitkan dengan kebersihan dalam proses pembuatannya (selain disebutkan rasanya yang sedap). Hal ini sesuai dengan salah satu treatment mencegah terkena virus covid 19 adalah dengan menjaga kebersihan.

 

Kerjasama dengan Berbagai Pihak 

 

bisnis makanan halal
sumber foto: marketeers

 

Dalam melakukan bisnis, kita harus terbuka dalam bekerjasama dengan berbagai pihak. Semakin banyak pihak yang turut berkolaborasi maka semakin besar jaringan, yang berguna dalam promosi produk.  Misalnya saja bekerja sama dengan OVO, Go-pay, Shopee-pay, link atau pihak lainnya. 

 

Karena itu, sebagai umat Islam yang telah diperintahkan oleh Allah swt untuk memakan makanan yang halal dan thoyib pastinya Anda bisa menggunakan peluang yang ada pada masa pandemi ini, tidak hanya sebagai penonton dan konsumen. Pangsa pasar bisnis makanan halal selalu terbuka luas, karena manusia memerlukan makanan. Apalagi pada masa pandemi ini banyak toko makanan yang tutup karena belum dapat memanfaatkan teknologi digital.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *