Peluang Jualan Susu Kedelai Paska Pandemi

Berbisnis susu kedelai berpeluang menjanjikan paska pandemi COVID-19 sebab makin banyak masyarakat yang ingin menerapkan pola hidup sehat. Susu kedelai memiliki kandungan nutrisi yang tidak kalah kaya dengan sapi. Susu kedelai dapat menjadi pilihan bagi Anda yang kurang menyukai susu sapi atau mempunyai alergi terhadap sapi. Peluang jualan susu kedelai juga sangat terbuka luas karena memiliki keunggulan.

 

Susu kedelai mempunyai keunggulan lebih aman diminum oleh konsumen segala usia. Susu kedelai mengandung lemak yang lebih rendah, bahkan tidak memiliki kolesterol. Tentunya ini pilihan paling pas bagi konsumen yang ingin hidup sehat dan lebih langsing.

 

Artikel ini akan menampilkan profil pengusaha susu kedelai sehingga memberikan inspirasi peluang bisnis jualan susu kedelai bagi Anda. 

 

Abid Udin adalah seorang pengusaha susu kedelai yang menjalankan usaha ini dalam skala menengah di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Pria dua anak ini memulai jualan susu kedelai dari nol. Abid sudah tiga tahun menggeluti bisnis ini dan mengakui usahanya membuahkan hasil memuaskan. 

Peluang Jualan Susu Kedelai dengan Modal Hanya Rp2 Juta

 

 

Peluang Jualan Susu Kedelai
Sumber Foto : cdns.klimg.com

 

Abid hanya mengandalkan modal Rp2 juta saat memulai usaha ini. Uang tersebut beliau gunakan untuk membeli kotak kontainer, panci ukuran besar dan blender. Abid membuat susu kedelai dengan menerapkan ilmu yang ia dapat dari orang tuanya. 

 

Dari modal tersebut, ia bisa menghasilkan sekitar tiga liter susu atau sekitar 35 bungkus dari dua kilogram kedelai. Harga per bungkusnya adalah Rp1 ribu.  Abid menjajakan susu kedelainya menggunakan sepeda motor. Ia memasangkan kontainer pada motornya untuk menaruh bungkusan susu kedelai sambil berkeliling. 

 

Abid mengatakan dirinya sempat kesulitan menjual produknya. Awalnya, produknya masih tersisa banyak sebagaimana terlihat dalam awal laporan. Akan tetapi, Abid tidak putus asa. Ia mengubah cara pemasaran, mulai dari menjual di depan sekolah, kantor hingga daerah perumahan. 

 

Beliau menggandeng beberapa pengelola Taman Kanak-Kanak (TK) agar dia bisa memasok susu kedelai sebagai makanan ringan murid. Susu kedelai merupakan kudapan pengganti agar siswa TK tersebut tidak lagi jajan sembarangan. 

 

Strategi berikutnya adalah menyebarkan brosur berisikan manfaat susu kedelai bagi kesehatan. Abid mengumpulkan kegunaan susu kedelai untuk menyehatkan badan dari informasi yang beredar di internet. Tak lupa ia meninggalkan nomor ponsel untuk memudahkan mereka yang tertarik untuk memesan susu kedelai.

 

Beragam cara tersebut bekerja efektif. Penjualan Abid meningkat tajam, dari sekitar 30 dan 40 bungkus menjadi 350 bungkus setiap harinya. Jumlah 350 bungkus sama dengan empat atau lima kilogram kedelai.

 

Baca juga : Lima Cara Ampuh Kembangkan Bisnis Minuman Kekinian  

 

Untuk melayani kebutuhan pelanggan yang makin tinggi, Abid mempekerjakan tiga orang lainnya. Mereka membantu menjualkan susu kedelai secara keliling. Abid sendiri lebih berfokus pada proses produksi agar bisa mempertahankan kualitas produknya. Karyawan Abid ini bertugas melayani kebutuhan konsumen yang telah memesan sebelumnya. 

 

Selain itu, ada dua orang asisten yang bertugas membantu proses produksi di rumahnya. Kediaman tersebut sudah beliau ubah menjadi tempat memproduksi susu kedelai. Abid mendatangkan mesin khusus pembuat susu kedelai demi mutu yang lebih baik. Ini sekaligus mengganti blender yang ia pakai sebelumnya. 

 

Walhasil, Abid dalam sehari bisa memperoleh pendapatan antara Rp300 dan Rp400 ribu atau sekitar Rp9 juta per bulannya. Margin keuntungannya sekitar 35%. Abid mengatakan hasil tersebut belum optimal sehingga berharap bisa mengembangkannya lagi. Ia berencana memproduksi susu kedelai dalam kemasan botol lebih besar untuk konsumsi rumah tangga.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *