Mengenal Sejarah Koperasi di Indonesia

Sejarah koperasi di Indonesia

Kitadigi.com Sejarah koperasi di Indonesia bermula pada abad ke-20 kalangan rakyat membuat usaha yang spontan untuk kalangan sendiri. Sistem Kapitalisme membentuk kalangan bawah untuk bersatu untuk menolong diri mereka sendiri untuk berkembang.

 

Banyaknya lintah darat dalam pinjaman para pegawai negeri (priyayi) membayar bunga yang sangat tinggi, Pamong Praja Patih R.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan bank untuk priyayi. Beliau meniru mendirikan koperasi kredit seperti di jerman dan semangat itu di teruskan oleh De Wolffvan Westerrode, seorang asisten residen Belanda.

 

De Wolffvan Westerrode sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian. Selain pegawai negeri juga para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekanan para pengijon.Ia juga menganjurkan mengubah Bank tersebut menjadi koperasi. 

 

Awal mula Koperasi Kredit Padi untuk pinjaman di musim paceklik dan  mendirikan lumbung-lumbung desa di saat panen 

Pada zaman Belanda pembentuk koperasi belum dapat terlaksana karena:

  1. Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.
  2. Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan koperasi.
  3. Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu.

 

Undang-undang

 

Untuk pertama kali Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan perundangan tentang perkoperasian.

Pertama diterbitkan Peraturan Perkumpulan Koperasi 

  • Peraturan No. 43, Tahun 1915, 
  • Peraturan No. 91, Tahun 1927,

yang mengatur Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi bagi golongan Bumiputra. 

  • Peraturan No. 21 tahun 1933 

Peraturan tahun 1933 itu, hanya diberlakukan bagi golongan yang tunduk kepada tatanan hukum Barat, 

Ini menjadikan diskriminasi pada tatanan kehidupan berkoperasi 

 

Budi Utomo

 

Pada tahun 1908, Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Soetomo memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Pada tahun 1915 dibuat peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging, dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatieve.

 

Sarekat Islam

 

Dibentuknya Sarekat Islam tahun 1927, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusaha-pengusaha Pribumi. 

 

Partai Nasional Indonesia 

 

Berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi tahun 1929.

Namun, pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. 

 

Kumiyai

 

Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia. Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai. Awalnya koperasi ini berjalan mulus. Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat Jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat Indonesia.

 

Kongres Koperasi

 

Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia. Sekaligus membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang berkedudukan di Tasikmalaya (Bandung sebagai ibu kota provinsi sedang diduduki oleh tentara Belanda). 

Ya itu sejarah singkat tentang koperasi di Indonesia semoga info ini dapat menambah wawasan anda. 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *