10 Strategi Marketing yang Wajib Dikuasai Dalam bisnis UMKM

Dikenal tidaknya suatu produk dipasaran tergantung oleh seorang tenaga pemasar. Maka dari itu sebagai pebisnis UMKM tentunya Anda harus memahami strategi marketing apa saja yang wajib dikuasai dalam menjalankan bisnis UMKM. Untuk menentukan strategi marketing, Anda harus kreatif dan selalu berinovasi.

 

Banyaknya UMKM yang berdiri saat ini dari berbagai produk pemasaran menimbulkan persaingan yang ketat antar UMKM. Hal tersebut memaksa pebisnis khususnya  sektor UMKM mempertimbangkan strategi marketing seperti apa yang dapat menjadikan produk bernilai tinggi di pasaran. 

 

Ketatnya persaingan pasar membuat  Anda harus jeli menganalisis dunia pemasaran modern yang kedepannya, hingga menentukan seberapa besar potensi pasar yang akan anda bidik sesuai strategi marketing di tengah pasar digital ini.

 

Ada 10 strategi pemasaran yang dapat meningkatkan daya saing UMKM dan bisa Anda pelajari dari sekarang.

 

1. Pelajari Kebutuhan Konsumen

 

Konsumen harus memahami apa yang kita produksi dan kita jual dalam bentuk produk. Hal ini penting agar mereka bisa memahami bisnis Anda, sebelum memutuskan apakah mereka membutuhkan produk atau layanan Anda. Oleh karena itu buatlah promosi yang bisa mengedukasi para calon konsumen tentang produk yang Anda tawarkan. Pastikan melakukan riset mengenai produk apa yang paling dibutuhkan oleh konsumen saat ini. Hal ini akan mempermudah Anda dalam menentukan produk apa saja yang bisa Anda jual.

 

2. Buat Produk yang Unik

 

Konsumen akan cenderung memilih produk yang unik dan berbeda untuk di beli. Jadi buatlah ciri khas dari produk Anda yang bisa diandalkan sebagai pembeda dari produk lain, serta konsisten dengan kualitas produk yang dijual. Untuk lebih meningkatkan daya tarik, Anda bisa membuat packaging yang unik. 

 

3. Buat Daftar Tujuan Pemasaran

 

Anda perlu membuat daftar pemasaran karena penting untuk mengukur seberapa kuat keberhasilan Anda dalam menjual produk dan menentukan target pasar mana yang paling sesuai. Melalui daftar tersebut Anda bisa menentukan strategi pemasaran sesuai target market Anda dan mempermudah proses evaluasi. 

 

4. Tentukan Target Pasar 

 

Sebelum mulai melakukan pemasaran, sebaiknya lakukan riset terhadap target pasar Anda, apakah produk Anda sudah sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kualitas dari produk yang Anda tawarkan. Hal ini diperlukan untuk memberikan nilai tambah terhadap produk. Sehingga konsumen yakin dan percaya terhadap produk dan berpotensi menjadi pelanggan tetap.

 

5. Layanan Lebih Untuk Konsumen

 

Tawarkan berbagai keuntungan dengan membeli langsung produk dari tempat Anda agar pelanggan terkesan dengan pelayanan lebih yang Anda berikan. Hal ini akan memberikan nilai lebih karena setiap pelanggan akan senang dengan layanan jasa yang ditawarkan. 

 

6. Menjadi Networker

 

Menjadi networker menjadi salah satu aspek penting dalam strategi pemasaran. Jika Anda belum ahli dalam bidang ini, tidak ada salahnya untuk belajar atau merekrut orang yang memang ahli dan bisa diandalkan sebagai ujung tombak perluasan jaringan bisnis. 

 

7. Pasang Iklan 

 

Buat iklan semenarik dan sesimpel mungkin agar orang mudah dalam memahami dan mengingat produk Anda. Buatlah iklan di surat kabar, papan iklan bahkan pamflet untuk permulaan. Saat ini Anda dapat menggunakan media sosial untuk memperkenalkan produk Anda jauh lebih mudah dan murah. Beberapa media sosial sudah terdapat fitur ads yang bisa Anda manfaatkan untuk beriklan dengan biaya yang relatif terjangkau. 

 

8. Konsisten Menjalankan Strategi

 

Sebagai pelaku UMKM, Anda diwajibkan selalu konsisten dalam menjalankan setiap strategi marketing bisnis UMKM Anda. Kepercayaan konsumen akan terbangun jika Anda konsisten dalam menjalankan bisnis secara serius. 

 

9.  Ahli Dalam Bidangnya

 

Tidak hanya sebagai pelaku bisnis, Anda harus benar-benar ahli dalam bisnis yang Anda kembangkan. Misalnya Anda adalah seorang pengusaha toko kue, Coba asah diri Anda agar keahlian Anda bisa menjadi nilai tambah dengan memberikan pelatihan-pelatihan bagi pemula. Hal ini penting untuk membangun personal branding yang kuat dalam diri Anda.

 

10. Bangun Komunikasi Pemasaran

 

Adanya komunikasi antara produsen dan konsumen sangat penting karena konsumen akan merasa terbantu dan terlayani. Komunikasi yang kurang baik dapat merusak citra bisnis Anda. Jadi Anda harus menjaga komunikasi yang baik dengan para konsumen, baik sikap, perilaku, tutur kata, meskipun terkadang konsumen memang banyak maunya. Bersikaplah sabar dan tetap melayani dengan baik dan sepenuh hati. Karena pelanggan yang terkesan akan mendatangkan pelanggan lainnya dan menjadi pelanggan loyal.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *