Ubah Musibah Jadi Berkah, Pengusaha UMKM Ini Sukses Jualan Masker

Selalu ada cara untuk bertahan di tengah pandemi COVID-19. Salah satunya dilakukan oleh Herwadi, seorang pengusaha UMKM di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat/NTB. Siapa sangka, Herwadi pria berusia 39 tahun ini, justru meraup keuntungan berkat sigap beralih bisnis dengan berjualan masker kain.

 

herwadi bisnis masker kain
Sumber Foto: finansial.bisnis.com

 

Sejak Maret 2020 Herwadi banting setir dari bisnis pakaian menjadi bisnis masker kain. Di saat bisnis pakaian menurun, mau tidak mau ia harus memutar otak agar dapat membayar pinjamannya di salah satu bank. Selama ini, Herwadi berjualan baju di pasar Jelojo, Janapria, Lombok Tengah, dan di pasar Rarang Timur, Lombok Tengah, NTB.

 

Banting Setir Bisnis Masker Kain

 

Herwadi mengaku sudah tidak berjualan pakaian lagi semenjak wabah Covid-19, karena pasar tempat ia berjualan telah ditutup sementara oleh pemerintah setempat. Saat itu ia melihat peluang bisnis baru dengan membuat dan menjual masker kain untuk masyarakat di wilayah Lombok. Demi bertahan dalam bisnis dan memikul tanggung jawab atas nasib delapan orang karyawannya, tanpa ragu Herwadi mulai menekuni bisnis barunya.

 

Ide tersebut akhirnya berbuah manis. Tidak disangka ia memperoleh pesanan hingga 10 ribu lembar masker kain dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Masker tersebut akan diberikan ke penduduk di wilayah Lombok Timur dan sekitarnya. 

 

Dalam sehari ia mampu memproduksi hingga 1000 lembar masker dengan tipe satu lapisan. Sebelumnya, ia menjual masker kepada tengkulak sebesar 5000 rupiah. Namun karena ini proyek pemerintah, ia menjualnya dengan harga 3500 rupiah.

 

Kerja keras Herwadi mendatangan keuntungan puluhan juta rupiah selama tiga pekan pertama April 2020. Laba tersebut berasal dari keuntungannya menjual masker kain ke tengkulak besar di wilayah Lombok. Mereka bisa mengambil masker kain hingga seribu lembar dalam sekali kedatangan.

 

Herwadi memperlebar sayap bisnisnya dengan memasarkan masker kainnya ke Lombok Tengah dan Lombok Barat selain di tempat tinggalnya, yakni di Lombok Timur. Ia mengakui terbantu dengan bantuan modal dari bank melalui program Kredit Usaha Rakyat. Dengan dana tersebut, Herwadi dapat membeli bahan baku masker yang kini mulai langka di pasaran, membayar gaji karyawan dan kegiatan operasional lainnya sehari-hari. Terlebih lagi sebagai pengusaha UMKM, Herwadi mampu membuktikan bahwa UMKM mampu bertahan dan membantu pemerintah melawan Covid-19. 

 

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis masker kain, belum terlambat. Bisnis masker kain masih memiliki potensi besar dalam bisnis jangka panjang. Cek disini untuk tutorial lengkap pembuatannya!

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *